Wow, Minuman Keras Ini Dibuat Dari Bahan Yang Tidak Biasa

Minuman keras merupakan minuman racikan yang dipermentasi dari bahan-bahan tertentu. Di dunia ini ada berbagai macam minuman keras khas dari berbagai negara.

Minuman-minuman ini umumnya terbuat dari bahan dasar anggur atau beras. Di indonesia, minuman keras yang sering disebut miras ini juga sering kita temui di daerah daerah dan sebagian besar miras ini sangat berbahaya untuk tubuh manusia.

Namun apa jadinya jika minuman beralkohol ini dibuat dengan bahan yang tidak lazim seperti yang akan kita bahas pada artikel ini. Mau tahu bahan apa saja yang mereka jadikan untuk minuman keras ini? Langsung aja kita simak ulasannya.

Pengertian Minuman Beralkohol

Alkohol adalah minuman yang mengandung ethanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan ethanol atau dengan cara pengenceran minuman mengandung ethanol yang berasal dari fermentasi.

Dalam jumlah yang sedikit, ethanol dapat mempengaruhi otak sehingga dapat mengubah perasaan menjadi sedikit lebih baik, tetapi dalam jumlah yang besar pengaruh ethanol pada otak menjadi berbahaya. Orang yang minum banyak alkohol akan kehilangan kontrol diri dan bahkan bisa kehilangan kesadaran.

Kebiasaan meminum alkohol telah ada sejak zaman dahulu di semua Negara. Dalam cerita zaman kuno juga banyak disebut-sebut kesukaan minum-minuman yang mengandung alkohol yang bersifat memabukkan.

Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol misalnya bir, bir hitam, wisky, vodca, brandy, cognac, anggur (wine) dan sebagainya.

Sedangkan minuman yang beralkohol tradisional adalah brem, ciu, tuak dan arak yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu.

Dampak Minuman Keras

Minuman beralkohol bisa berakibat buruk pada kesehatan. Para pecandu minuman beralkohol yang berkepanjangan memiliki pengaruh langsung pada semua bagian otak mereka, termasuk pada hipotalamus.

Pemabuk berat juga mendapat begitu banyak kalori dari alkohol sehingga ia tidak mempunyai rangsangan untuk makan. Situasi ini akan menyebabkan kurangnya asupan vitamin ke dalam tubuh.

Pada tingkatan yang ekstrem, kondisi ini dapat terjadi Demensia yaitu salah satu dari sindrom otak organik. Namun, efek ini biasanya dirasakan setelah bertahun-tahun.

Jika seseorang meminum minuman memabukkan ini dalam dua gelas air, maka alkohol yang masuk ke dalam darahnya sebesar 5 mg pada setiap 100 cm darah.

Kemudian pengaruh alkohol itu sedikit demi sedikit bertambah sesuai dengan yang masuk ke dalam darah, orang itu tentu akan kehilangan daya tahan fisik dan akan kehilangan kontrol diri (self kontrol) kenormalan akalnya.

Ternyata mengekspresikan senang dan sedih, tangisannya, mengekspresikan kegembiraan, tetapi ia masih mampu mengendalikan saraf dalam tubuhnya.

Pada tahap ini ia tidak akan pingsan, melainkan hanya sempoyongan ketika berjalan. Apabila kadar alkohol yang masuk ke dalam darah itu bertambah hingga 150 mg pada setiap 100 cm darah, ia akan kehilangan kontrol diri bahkan hilang pula kontrol saraf dalam tubuhnya. Lebih dari itu, pada tahap ini pusat saraf tertinggi menjadi kosong tanpa aktivitas (tidak mampu menerima respons).

Dalam urain di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin banyak meminum minuman memabukkan yang beredar dalam tubuh orang yang meminumnya maka semakin besar pula pengaruhnya, dapat menyebabkan mabuk dan kerusakan organ tubuh lainnya.

Disamping itu, pengaruh-pengaruh terhadap Limfa yaitu dengan kadar 1 persen saja, alkohol akan menyebabkan denyut jantung bertambah 10 kali dalam satu menit.

Demikian pula dalam sel-sel darah yaitu 1 persen alkohol dituangkan pada setetes air dan diteteskan di atas darah, maka sel darah merah berubah menjadi kuning dan fungsi darah putih akan berkurang. Dengan demikian, tentu akan mempengaruhi daya tahan tubuh dalam melawan berbagai penyakit dan bakteri yang akan masuk.

Resikonya apa?

Resiko terbesar bagi pecandu adalah terjangkit penyakit jantung dan kardiovaskular serta stroke. Selain itu, juga memungkinkan pada masalah tekanan darah tinggi. Alkohol juga bisa mempengaruhi kadar gula darah yang bisa mengakibatkan diabetes, hiperglikemia dan hipoglikemia.

Selain itu, beberapa risiko kesehatan lainnya siap mengintai pecandu alkohol. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh alkohol, antara lain sebagai berikut:

  • Menimbulkan ganguan fungsi hati. Menurunkan kemampuan hati mengkondisikan lemak, meningkatkan lipoprotein, menimbulkan hiperlimidemia (meningkatkan jumlah senyawa racun dalam hati).
  • Menimbulkan perubahan pada struktur dan fungsi pankreas.
  • Menimbulkan gangguan fungsi atau kerusakan saluran pencernaan: Merusak selaput lendir lambung, menimbulkan kanker tenggorokan dan sepanjang saluran pencernaan, memperburuk fungsi usus halus dalam menyerap makanan yang berakibat kekurangan gizi.
  • Menimbulkan kelemahan otot.
  • Merusak sumsum tulang belakang, menghambat pembentukan trombosit, anemia dan leukimia.
  • Menimbulkan gangguan fungsi endokrin, mengurangi produksi testoteron.
  • Menyebabkan detak jantung bertambah, meningkatkan tekanan darah gagal jantung, dan cardiomyopia.
  • Meningkatkan risiko kanker.
  • Menyebabkan gangguan koordinasi motorik, bicara pelo dan mabuk.

Minuman Keras Dengan Bahan yang Aneh

Minuman keras yang biasa kita lihat adalah minuman yang terbuat hasil fermentasi seperti bir atau anggur. Namun, minuman di bawah ini terbuat dari bahan yang tidak lazim dan bahkan bisa dibilang menjijikkan, seperti berikut ini:

Kotoran Manusia

 

Di korea ada satu minuman keras yang sangat unik. Tak seperti kebanyakan minuman keras lain di dunia, minuman keras yang biasa disebut Ttongsul ini terbuat dari bahan dasar kotoran manusia yang difermentasikan. Minuman ini dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari epilepsi, patah tulang, hingga luka pada kulit.

Resep dan cara pembuatan Ttongsul dipercaya telah ada sejak dahulu dan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Kabarnya sejak tahun 1960-an, riwayat pembuatan Ttongsul dipercaya telah berakhir dan tak lagi ada orang yang bisa membuatnya.

Namun, usaha penelusuran yang dilakukan oleh seorang wartawan VICE berhasil menemukan seorang dokter tradisional Korea yang diklaim sebagai orang terakhir yang mampu membuat Ttongsul. Uniknya, Ttongsul buatan pria bernama Lee Chang Soo ini ternyata terbuat dari kotoran manusia.

Sebenarnya Chang Soo pada awalnya menggunakan berbagai jenis kotoran binatang dalam resep Ttongsul buatannya, mulai dari kotoran kelelawar hingga kotoran ayam.

Resep ini dipercaya mampu mengatasi masalah pencernaan. Hanya saja seiring perkembangan, ia mulai jarang menggunakan resep ini dan lebih banyak membuat Ttongsul yang berbahan dasar kotoran manusia. Meskipun berbahan dasar kotoran manusia, Chang Soo mengklaim bahwa minumannya ini tidaklah berbau.

Untuk membuat Ttongsul, Chang Soo tidak menggunakan sembarang kotoran. Ia hanya menggunakan kotoran dari anak yang berusia dibawah enam tahun.

Kotoran itu kemudian ia campur dengan air dan difermentasikan. Sebelum bisa diminum, minuman ini harus dibiarkan selama beberapa minggu dengan suhu yang tinggi.

Lantas bagaimana rasa dari minuman yang memiliki kadar alkohol sembilan persen ini? “Rasanya seperti wine dari beras biasa, namun ketika aku mencoba bernafas, baunya seperti kotoran”, ungkap jurnalis VICE setelah mencobanya.

Saat ini kebanyakan masyarakat Korea tidak mengetahui jika minuman tradisional ini masih ada. Beruntunglah berkat penelusuran dari wartawan VICE ini masyarakat Korea kini bisa mengetahui bahwa minuman yang dipercaya memeiliki banyak manfaat ini belum benar-benar punah.

“Aku merasa sedih karena saat ini kotoran manusia sudah tak lagi digunakan sebagai obat,” ungkap Dr Chang Soo pada koresponden VICE, seperti dilansir oleh Daily Mail.

Air Liur

Minuman dengan resep unik ini berasal dari suku asli Amerika Tengah, dikenal dengan nama Chicha. Minuman ini merupakan khas suku Indian di Peru, terbuat dari buah bernama Yucca.

Namun ada pula yang membuatnya dari jagung, sehingga rasanya menyerupai bir dari sari buah. Yang unik dari chicha adalah proses pembuatanya.

Peracik sebelumnya mengunyah jagung hingga bentuknya lebih halus, kemudian mereka meludahkannya ke dalam sebuah wadah yang kering.

Hingga kemudian dibiarkan berfermentasi dan salah satu yang menjadikan jagung ini lebih manis adalah air liur orang-orang yang meraciknya.

Isi perut Tawon

Sementara di Borgorose, Italia, terdapat sebuah bir hasil eksperimen yang melibatkan tawon. Kawasan Italia yang satu itu memang dikenal dengan masyarakatnya yang pandai meracik bir, maka tidak heran jika mereka gemar sekali melakukan eksperimen.

Dibantu para peneliti yang sedang mempelajari cara tawon menyimpan dan memindahkan ragi yang didapatnya dari kulit anggur.

Dan ragi liar itu merupakan hasil pencernaan tawon yang nantinya dikeluarkan melalui kencing atau kotoran lainnya. Sehingga bagi para peracik bir Borgose hal ini merupakan bahan dasar yang menarik untuk dijadikan bir.

Janggut Manusia

Lelaki asal Oregon, John Maier, dikabarkan berhasil membuat bir dengan resepnya yang unik, yakni dengan menambahkan potongan janggut yang dimilikinya.

Diawali dengan menaburkan ragi ke atas tumpukan janggut hingga akhirnya terciptalah ragi liar jenis baru dan unik. Namun meskipun meski masih dalam tahap pengembangan oleh Rogue Ales, bir yang satu ini memiliki resep yang unik.

Bayi Tikus yang Masih Hidup

Di China, ada sebuah miras tradisional yang dibuat dari fermentasi beras yang dicampur dengan bayi tikus yang berusia tak lebih dari 3 hari. Ternyata tak hanya menjijikkan, minuman ini juga mengandung unsur yang cukup sadas dalam pembuatannya.

Bayi-bayi tikus yang masih merah terebut direbus hidup-hidup untuk mendapatkan sarinya. Menurut pengakuan parta penikmatnya, minuman ini memiliki rasa dan aroma yang mirip sekali denga bahan bakar bensin.

Alat Kelamin Dari Tiga Hewan

Jika anda cukup merasa jijik dengan miras yang berasal dari bayi tikus di atas, China juga masih memiliki minuman lain yang tak kalah menjijikkannya.

Minuman yang dikenal sebagai “Tezhi Sanbian Jiu” ini terbuat dari alat kelamin jantan dari tiga hewan yang berbeda-beda yaitu anjing, rusa dan anjing laut. Kabarnya, minuman ini memiliki khasiat yang bagus untuk vitalitas kaum Adam.

Jari Mumi Manusia

Sebuah bar di Kanada menyajikan menu spesial untu k para tamu. Diberi nama The Sourtoe Cocktail, sejenis minuman yang disajikan dengan sepotong jari mumi manusia asli yang diletakkan di dalam gelas.

Uniknya, ada sebuah cara khusus untuk meminumnya yaitu anda boleh meminumnya secara cepat atau pelan, namun bibir anda tidak boleh bersentuhan dengan jari tersebut.

Itulah tadi beberapa minumana keras paling tak lazim dan menjijikkan di dunia. Walaupun terkesan menjijikkan, beberapa dari minuman ini telah menjadi bagian dari adat budaya bagi negara terkait. Bagaimana, anda tertarik untuk mencobanya?